Rabu, 17 Februari 2016

Manusia Dasar



saya tidak akan pernah mengerti tentang apa yang ada didalam pikiran setiap manusia.. tetapi saya selalu berusaha untuk mempelajari semua itu dari tingkah laku dan gaya hidup yang mereka lakukan setiap hari.. dan diantara mereka-mereka sudah ada yang terbagi dalam banyak golongan. ada yang di kategorikan sebagai manusia pembohong, manusia jujur, manusia serakah, manusia boros, manusia baik, manusia berakal dan masih banyak lagi.

dalam setiap golongan tersebut terkadang mereka berbaur satu sama lain. bahkan golongan-golongan mereka menjadi abstrak ketika mereka berbaur tidak hanya dengan satu golongan saja.. misalnya manusia pembohong bisa saja menjadi manusia jujur apabila kedua golongan tersebut berbaur satu sama lain dan tidak menutup kemungkinan manusia jujur bisa saja menjadi manusia pembohong. begitu juga golongan lain yang bisa saja berbaur untuk menjadi abstrak.

kenapa kemungkinan ini bisa terjadi. tentu saja secara teknis manusia adalah makhluk sosial dan setiap harinya jutaan manusia terhubung untuk saling berbaur dan sekedar tegur sapa. baik itu secara bertemu langsung dengan tatap muka atau melalui internet seperti media sosial online berbasis obrolan pesan singkat seperti Blackberry Mesengger atau pesaingnya Whatsapp. dan ada pula yang tidak langsung lainnya tetapi tetap menjadi salah satu terjadinya hubungan sosial seperti halnya kita sedang membaca status seseorang melalui twitter ataupun facebook.

pengertian tentang tingkah laku dan gaya hidup manusia bisa kita lihat dari seberapa banyak kebutuhan yang manusia itu sendiri gunakan.. dari hal yang penting dilanjutkan hal yang sangat penting hingga kepada hal yang tidak begitu sangat penting sama sekali.

dalam artian disini, manusia adalah makhluk dengan tingkat serakah yang sangat tinggi kebutuhannya meskipun itu menuju pada sebuah barang atau benda yang sama sekali tidak dibutuhkan. dan alasan ini banyak di gunakan untuk sekedar ajang adu gaya atau perang gengsi. contohnya saja kita tidak begitu perlu sepatu lebih dari 2 tetapi rata-rata manusia memiliki 3 bahkan lebih sepatu dirumahnya..

sepatu mungkin hanya alas kaki. tetapi pada fungsi yang nyata pada era sekarang adalah untuk menyesuaikan status atau derajat seseorang.

pejabat selalu menggunakan sepatu kulit berkualitas, sedangkan kuli bangunan hanya menggunakan sepatu berbahan karet. disini kedua manusia tersebut sama-sama menggunakan sepatu.. tapi apakah mungkin kuli bangunan menggunakan sepatu kulit berkualitas ?.. saya rasa tidak karena itu akan membuat semen dan pasir merusak teksturnya.. lalu apakah mungkin pejabat menggunakan sepatu karet ?.. rasanya jauh dari kata mungkin, apalagi bila pejabat tersebut akan memasuki ruangan dalam gedung. pastinya akan membuat bunyi berdenyit yang aneh pada keramik.

padahal fungsi dari sepatu adalah sama.. tujuannya untuk melindungi kaki. tetapi pada masa sekarang kita sudah merubah fungsi semua itu.. sepatu menjadi alat bukan lagi alas dan lebih kepada gaya hidup..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar